Tapenpah news, Turnamen Sepak Bola Tapenpah CUP I Tahun 2026 resmi ditutup pada Minggu, 8 November 2026. Sejak laga perdana digelar hingga puncak turnamen ini, panitia langsung melibatkan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) untuk berjualan di area lapangan bola kaki Desa Tapenpah. Turnamen sepak bola Tapenpah Cup I ini tidak saja menyajikan pertandingan menarik di atas lapangan namun juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).
Tingginya antusiasme penonton menjadi salah satu faktor utama, meningkatnya perputaran ekonomi di sekitar lapangan bola kaki Tapenpah. Ratusan suporter yang hadir setiap pertandingan memberikan peluang besar bagi pelaku usaha lokal untuk meningkatkan pendapatannya.
Berikut ini disajikan beberapa komentar dari pelaku UMKM yang terlibat dalam jualan di setiap sore pertandingan :
- Fransiska Eno, “Saya senang karena dengan adanya turnamen ini saya dapat untung banyak, kalau rame saya bisa untung sampai 2 juta. Tapi kalau sepi biasanya saya untung sedikit bisa 200 ribu sampai 300 ribu.
- Melania Leu “ Saya juga untung banyak. Tergantung dari jualan yang saya bawa. Kalau jualannya banyak pasti untuk banyak, kalau jualan sedikit untungnya juga sedikit, tapi selama turnamen ini berjalan saya lumayan dapat untung.
- Maria Salestina Tael “ saya berharap setiap turnamen itu mempertemukan tim-tim yang suporternya banyak, karena kalau supporternya saya untung banyak. Kalau sedikit berarti untungnya sedikit. Saya harap turnamen ini terus berlanjut biar perputaran ekonomi jalan.
- Seli Allo. Saya harap turnamen begini terus diadakan, karena ini bantu kami pelaku UMKM bisa raih keuntungan yang besar. Setiap sore jualan kami laris manis. Bubur kacang, kopi, makanan ringan maupun minuman dingin yang kami siapkan habis terjual. Saya untung setiap hari bisa sampai 500 ribuan. Pokoknya saya puas. Walau cape tapi terbayar tuntas dengan rupiah.
- Linda "saya apresiasi turnamen ini, karena betul-betul bantu kami pelaku UMKM. jualan kami laris manis setiap hari kita pulang bawa rejeki. kami untung berlipat ganda.
- Anita Naibini "setiap sore saya tutup kios. saya pindahkan jualan saya selama satu bulan di lapangan dan alhasil keuntungannya bertambah setiap hari. kalau jualan di kios terkadang untung sedikit tapi di ini turnamen saya pu jualan habis terus. semoga ini turnamen terus jalan di tahun berikutnya.
Di kesempatan yang sama Kepala Desa Tapenpah menyampaikan bahwa turnamen Tapenpah Cup I tahun 2026 diharapkan tidak hanya menjadi hiburan bagi pencinta sepak bola, tetapi diharapkan mampu memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi pelaku UMKM di Desa Tapenpah. “saya berharap turnamen ini bukan hanya menghadirkan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga membawa dampak ekonomi yang jelas bagi para pelaku usaha yang berjualan di seputaran lapangan ini” ucapnya. Panitia telah menyediakan lapak jualan secara gratis bagi pelaku UMKM karena itu pelaku usaha yang sudah berkembang maupun yang baru merintis memiliki kesempatan yang sama untuk menjangkau penonton yang hadir. Semoga Turnamen Tapenpah Cup ini terus berjalan sehingga terus mendorong pertumbuhan ekonomi di desa.